Ashsleeper

Jalan sempit kota Cendrel tertimbun abu setinggi lutut, rumah-rumah berbalkon runtuh di kedua sisi, gunung Mount Vael berasap di ujung jalan.
Sleeper gips berjongkok, kedua lengan melindungi kepala, terpotong tepi kiri. Sleeper gips perempuan menutup wajah dengan lengan dan selendang, terpotong tepi kanan.
Mainkan Prolog. Jangan lari.

Turun pelan. Abunya masih hangat.

Cendrel terkubur dalam satu malam. Mount Vael meletus, dan kota pelabuhan itu hilang di bawah abu sampai atap terakhirnya.

Abu itu mengawetkan rongga tubuh warganya. Para penggali datang belakangan dan mengisi rongga itu dengan gips.

Tiga ratus tahun kemudian, cetakan-cetakan itu bangun. Masih dalam pose terakhirnya. Masih menjaga jalan yang mereka kenal.

Kamu penggali tanpa nama. Gunungnya belum berhenti bernapas, dan seseorang harus turun untuk tahu kenapa.

Yang menunggumu di Prolog Abu

  • Harbor Steps, distrik pertama, dari tangga galian sampai gerbang lonceng.
  • Odran Vey, Sleeper Agung pertama, yang masih memegang tali loncengnya.
  • Digger dan Lampwright, dua dari empat asal penggali.
  • Cast Blade, senjata gips yang bisa kamu cetak ulang di api unggun mana pun.
  • Pesan dan hantu penggali lain, bila mode daring menyala.

Progres Prolog terbawa ke game utama.

PCPlayStation 5Xbox Series X|S

Kota yang terkubur

Dataran abu tempat teluk dulu berada, tiang kapal mencuat, barisan cetakan gips berlari di dermaga kiri, gunung di cakrawala.
Harbor StepsKapal-kapal tenggelam di abu, bukan di air. Orang-orang di dermaga masih berlari ke arah laut.
Aula pemandian berkubah retak, kolam penuh abu, uap naik dari lubang di lantai, fresko oker di dinding.
Steam BathsKolamnya penuh abu. Uapnya masih naik dari bawah, dan tidak ada yang tahu apa yang memanaskannya.
Jalan pasar beratap balok gosong, pedagang gips membeku di balik meja, guci dan keranjang tertimbun abu.
Lantern MarketPedagangnya masih berdiri di balik meja. Ada hantu penggali lain di tengah jalan. Sentuh dia.
Menara lonceng patah tenggelam di abu, lonceng perunggu berpatina hijau rebah di sampingnya, cetakan gips penarik lonceng melindungi kepala.
Bell QuarterLonceng pelabuhan rebah di samping menaranya. Seseorang masih berusaha mengangkatnya.
Jalan bawah tanah di bawah kerak abu, sungai bara di saluran, gua besar menyala oranye ke arah tenggorokan gunung.
Root of VaelDistrik terdalam. Bara mengalir di bawah kerak, dan gunung bernapas dari sini. Di bawahnya masih ada distrik keenam. Belum ada penggali yang kembali untuk memberinya nama.

Jangan bangunkan yang memeluk anak.

Empat belas Sleeper Agung berjaga di enam distrik. Bara yang kamu bawa menentukan siapa yang tetap tidur.

Sentuh hantunya untuk mengingat wajahnya.

Alun-alun luas tertimbun abu, barisan tiang tenggelam sampai kepalanya, air mancur kering di kabut.

Sapu pelan. Ia tidak akan lari.

Seret di atas gundukan untuk menyapu abu. Dengan keyboard, fokuskan lubang galian lalu tahan tombol panah.

Seseorang tertimbun di dasar lubang ini.

Lubang galian persegi di dalam abu berlapis, tangga kayu bersandar di dinding, lentera penggali di tepi, gundukan abu di dasar.
Cetakan gips seorang pemuda berlutut, lengan menutup wajah, tangan kanan menggenggam kunci rumah.

Kabar dari bawah

Pagi ini lonceng di Bell Quarter berdiri tegak. Kemarin ia masih rebah.

Prolog Abu sudah bisa dimainkan di PC, PS5, dan Xbox Series X|S. Kalau kamu turun, tinggalkan pesan untuk yang berikutnya.

Tephra Hall

Regu Lampwright sampai di gerbang Root of Vael. Panasnya naik lagi.

Game utama sedang kami selesaikan. Tanggalnya akan kami gores di dinding ini lebih dulu.

Tephra Hall

Trailer

Buka di YouTube